Sekalipun batal merekrut Paulo Camargo,
manajemen Arema memastikan sosok
penggantinya sudah akan merapat pekan
depan. Rupanya, hal itu juga telah
diketahui oleh asisten pelatih Singo Edan,
Joko ‘Gethuk’ Susilo.
Tactician berusia 41 tahun itupun
mengaku sudah siap menyambut
kedatangan head coach anyar klub berlogo
kepala singa.
Apalagi, ini bukan kali pertama Gethuk
bakal mendampingi seorang pelatih
kepala.
Sebelumnya, entrenador berlisensi A
Nasional itu pernah bekerjasama dengan
Miroslav Janu, Bambang Nurdiansyah,
Gusnul Yakin, Robert Rene Albert, Wolfgang
Pikal dan Suharno sejak dipercaya menjadi
staf pelatih tim senior Singo Edan tahun
2007 silam.
Kabarnya, calon head coach anyar Arema
ini telah memantau perkembangan tim.
Sehingga sedikit banyak sudah tahu
program yang selama ini diberikan Gethuk
kepada Hendro Siswanto dkk.
“Yang bersangkutan kabarnya sudah tahu
soal tim. Visinya juga sudah sejalan.
Secara profesional, tentu saya siap bila
masih dipercaya mendampingi head coach
musim ini,” tandas pelatih kelahiran 9
Desember 1970 tersebut.
Gethuk sendiri tampaknya sudah tahu
siapa sosok pelatih pengganti Camargo.
Hanya saja, mantan bomber Arema era
1990-2000an itu menolak membeberkan
identitas pelatih tersebut.
“Manajemen yang berkomunikasi
langsung. Jadi, bukan kapasitas saya
untuk membeberkan. Soal kepastiannya
bagaimana, saya juga tidak tahu. Saya
hanya mendapat mandat meneruskan
program hingga akhir pekan ini,” urainya.
Disinggung pertanyaan apakah terus
tertundanya kedatangan pelatih kepala
bakal mempengaruhi persiapan skuadra
Singo Edan, Gethuk buru-buru menampik
tanggapan tersebut. Menurutnya, tim
sudah memiliki program yang tidak
bergantung pada kedatangan head coach.
“Tentunya dia (pelatih kepala, Red) paham
kalau kita harus tetap berjalan dengan
program yang ada. Saya optimis
penundaan ini tidak mengurangi sedikitpun
persiapan kita. Justru nanti tim makin siap
begitu head coach datang,” beber pelatih
yang semasa aktif bermain dikenal duet
serasi dengan Rodrigo ‘Pacho’ Rubio itu.
Usai libur sehari kemarin, skuadra Singo
Edan dijadwalkan kembali melakoni latihan
di Stadion Kanjuruhan sore ini. Gethuk
sendiri masih akan menggenjot anak
asuhnya dengan materi latihan untuk
meningkatkan ketahanan fisik alias
endurance. Namun, akan diselingi
sejumlah variasi latihan terkait teknik dan
taktik fundamental.
“Fokus masih endurance. Tapi variasi juga
terus diperbanyak,” paparnya
sasaji
Sekalipun batal merekrut Paulo Camargo,
manajemen Arema memastikan sosok
penggantinya sudah akan merapat pekan
depan. Rupanya, hal itu juga telah
diketahui oleh asisten pelatih Singo Edan,
Joko ‘Gethuk’ Susilo.
Tactician berusia 41 tahun itupun
mengaku sudah siap menyambut
kedatangan head coach anyar klub berlogo
kepala singa.
Apalagi, ini bukan kali pertama Gethuk
bakal mendampingi seorang pelatih
kepala.
Sebelumnya, entrenador berlisensi A
Nasional itu pernah bekerjasama dengan
Miroslav Janu, Bambang Nurdiansyah,
Gusnul Yakin, Robert Rene Albert, Wolfgang
Pikal dan Suharno sejak dipercaya menjadi
staf pelatih tim senior Singo Edan tahun
2007 silam.
Kabarnya, calon head coach anyar Arema
ini telah memantau perkembangan tim.
Sehingga sedikit banyak sudah tahu
program yang selama ini diberikan Gethuk
kepada Hendro Siswanto dkk.
“Yang bersangkutan kabarnya sudah tahu
soal tim. Visinya juga sudah sejalan.
Secara profesional, tentu saya siap bila
masih dipercaya mendampingi head coach
musim ini,” tandas pelatih kelahiran 9
Desember 1970 tersebut.
Gethuk sendiri tampaknya sudah tahu
siapa sosok pelatih pengganti Camargo.
Hanya saja, mantan bomber Arema era
1990-2000an itu menolak membeberkan
identitas pelatih tersebut.
“Manajemen yang berkomunikasi
langsung. Jadi, bukan kapasitas saya
untuk membeberkan. Soal kepastiannya
bagaimana, saya juga tidak tahu. Saya
hanya mendapat mandat meneruskan
program hingga akhir pekan ini,” urainya.
Disinggung pertanyaan apakah terus
tertundanya kedatangan pelatih kepala
bakal mempengaruhi persiapan skuadra
Singo Edan, Gethuk buru-buru menampik
tanggapan tersebut. Menurutnya, tim
sudah memiliki program yang tidak
bergantung pada kedatangan head coach.
“Tentunya dia (pelatih kepala, Red) paham
kalau kita harus tetap berjalan dengan
program yang ada. Saya optimis
penundaan ini tidak mengurangi sedikitpun
persiapan kita. Justru nanti tim makin siap
begitu head coach datang,” beber pelatih
yang semasa aktif bermain dikenal duet
serasi dengan Rodrigo ‘Pacho’ Rubio itu.
Usai libur sehari kemarin, skuadra Singo
Edan dijadwalkan kembali melakoni latihan
di Stadion Kanjuruhan sore ini. Gethuk
sendiri masih akan menggenjot anak
asuhnya dengan materi latihan untuk
meningkatkan ketahanan fisik alias
endurance. Namun, akan diselingi
sejumlah variasi latihan terkait teknik dan
taktik fundamental.
“Fokus masih endurance. Tapi variasi juga
terus diperbanyak,” paparnya
sasaji
diketahui oleh asisten pelatih Singo Edan,
Joko ‘Gethuk’ Susilo.
Tactician berusia 41 tahun itupun
mengaku sudah siap menyambut
kedatangan head coach anyar klub berlogo
kepala singa.
Apalagi, ini bukan kali pertama Gethuk
bakal mendampingi seorang pelatih
kepala.
Sebelumnya, entrenador berlisensi A
Nasional itu pernah bekerjasama dengan
Miroslav Janu, Bambang Nurdiansyah,
Gusnul Yakin, Robert Rene Albert, Wolfgang
Pikal dan Suharno sejak dipercaya menjadi
staf pelatih tim senior Singo Edan tahun
2007 silam.
Kabarnya, calon head coach anyar Arema
ini telah memantau perkembangan tim.
Sehingga sedikit banyak sudah tahu
program yang selama ini diberikan Gethuk
kepada Hendro Siswanto dkk.
“Yang bersangkutan kabarnya sudah tahu
soal tim. Visinya juga sudah sejalan.
Secara profesional, tentu saya siap bila
masih dipercaya mendampingi head coach
musim ini,” tandas pelatih kelahiran 9
Desember 1970 tersebut.
Gethuk sendiri tampaknya sudah tahu
siapa sosok pelatih pengganti Camargo.
Hanya saja, mantan bomber Arema era
1990-2000an itu menolak membeberkan
identitas pelatih tersebut.
“Manajemen yang berkomunikasi
langsung. Jadi, bukan kapasitas saya
untuk membeberkan. Soal kepastiannya
bagaimana, saya juga tidak tahu. Saya
hanya mendapat mandat meneruskan
program hingga akhir pekan ini,” urainya.
Disinggung pertanyaan apakah terus
tertundanya kedatangan pelatih kepala
bakal mempengaruhi persiapan skuadra
Singo Edan, Gethuk buru-buru menampik
tanggapan tersebut. Menurutnya, tim
sudah memiliki program yang tidak
bergantung pada kedatangan head coach.
“Tentunya dia (pelatih kepala, Red) paham
kalau kita harus tetap berjalan dengan
program yang ada. Saya optimis
penundaan ini tidak mengurangi sedikitpun
persiapan kita. Justru nanti tim makin siap
begitu head coach datang,” beber pelatih
yang semasa aktif bermain dikenal duet
serasi dengan Rodrigo ‘Pacho’ Rubio itu.
Usai libur sehari kemarin, skuadra Singo
Edan dijadwalkan kembali melakoni latihan
di Stadion Kanjuruhan sore ini. Gethuk
sendiri masih akan menggenjot anak
asuhnya dengan materi latihan untuk
meningkatkan ketahanan fisik alias
endurance. Namun, akan diselingi
sejumlah variasi latihan terkait teknik dan
taktik fundamental.
“Fokus masih endurance. Tapi variasi juga
terus diperbanyak,” paparnya
sasaji

Tidak ada komentar:
Posting Komentar