Halaman

Kamis, 27 September 2012

Joko Driyono: Merger Klub Itu Tak Ada



CEO PT Liga Indonesia Joko
Driyono menilai penggabungan klub atau
merger tidak ada dalam kamus olahraga.
Rumor penggabungan klub ini mencuat
menyusul adanya gagasan dari EXCO PSSI
periode 2011-2015 terkait penggabungan
antara Liga Primer Indonesia (LPI) dan Liga
Super Indonesia (ISL). Rencana

penggabungan dua liga itu muncul setelah
FIFA meminta LPI untuk dimasukkan dalam
kendali PSSI.
"Merger dalam terminologi olahraga tidak
ada. Merger itu dibisnis," kata Joko usai
melakukan pertemuan dengan pengurus
PSSI baru di Kantor PSSI Senayan, Jakarta,
Rabu.
Menurutnya, dalam olahraga yang tepat
adalah melakukan penggabungan pengurus
klub atau bisa diistilahkan menghidupkan
klub yang satu dan mematikan klub lainnya.
"Jika ada rencana melakukan merger antara
klub ISL dengan LPI maka yang merger
adalah pengelolanya," tegas Joko.
Joko menjelaskan, yang terpenting saat ini
adalah mematangkan konsep kompetisi
kedepan. Apalagi pada akhir Juli akan ada
penilaian pada klub ISL oleh federasi sepak
bola Asia atau AFC.
Hasil penilaian ini akan menentukan kuota
masing-masing negara dalam mengirimkan
wakilnya pada Liga Champions Asia
maupun Piala AFC. Saat ini, kata Joko,
Indonesia masuk dalam 11 negara yang
"qualified" untuk Liga Champions Asia. "Itu
(qualified Liga Champions Asia) harus
dipertahankan," tutupnya.

Via: bola.net

SALAM SATU JIWA
|AREMA ONDONESIA|

#NoMergerStayOneArema

Tidak ada komentar:

Posting Komentar